Selasa, 25 Februari 2020

Kondisi Geografis Laos Yang Penting Diketahui

 Laos merupakan sebuah negara yang termasuk sebagai negara terkurung daratan yang terletak Kondisi Geografis Laos yang Penting Diketahui
Kondisi Geografis Negara Laos - Laos merupakan sebuah negara yang tergolong sebagai negara terkurung daratan yang terletak di kawasan Asia Tenggara bab timur bahari. Negara ini berbentuk bundar tak terorganisir di bagian utara dan kemudian menyempit menjadi wilayah yang ibarat semenanjung membentang ke arah tenggara. Lalu, bagaimana bergotong-royong keadaan geografis Laos ini? Yuk, simak penjelasannya.

Secara keseluruhan, kawasan Negara Laos membentang sejauh 1.050 km dari arah barat maritim menuju arah tenggara. Ibukota Laos yakni Vientiane dan terletak di bab utara negara. Secara geologis, Laos memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari dataran rendah, dataran tinggi hingga gunung-gunung berhutan.

Saran: agar lebih mengetahui posisi Laos di peta dunia, silahkan lihat Peta Laos.

Kondisi geografis Laos yang demikian ini juga membuat negara ini menjadi negara dengan populasi beragam yang sebagian besarnya bergerak dalam bidang pertanian. Interaksi masyarakatnya pun bermacam-macam, kadang ramah kadang juga berselisih. Budaya Laos juga tak lepas dari dampak Kerajaan Khmer, Kerajaan Siam dan Myanmar yang banyak mengandung unsur budaya India yang hingga sekarang masih diterapkan oleh masyarakatnya, seperti agama Buddha contohnya.

Agama Hindu dan Budha bukan hanya sebuah akidah, namun sudah membentuk kebudayaan, baik itu dalam bentuk sastra, visual sampai pertunjukan. Meskipun demikian, masih banyak penduduk asli minoritas yang masih mempertahankan tradisi artistik dan ritual mereka sendiri. Penduduk ini kebanyakan tinggal di kawasan pegunungan dan lereng dataran tinggi yang terpencil.

Laos mengalami kurun kolonisasi oleh Perancis mulai dari final era ke-19 hingga pertengahan abad ke-20. Akibat kolonisasi ini kemudian tersebar komponen budaya Eropa di Negara Laos. Kebudayaan Eropa di negara ini semakin berkembangbahkan sepanjang terjadinya perang Indocina dan Perang Dunia II. Hingga lalu di periode ke-20 pula Laos timbul sebagai negara komunis, tepatnya pada tahun 1975 di bawah ideologi Marxia-Leninis.

Akhir masa ke-20 dan di permulaan kurun ke-21, Laos mengalami Reformasi ekonomi. Sektor pariwisata mengalami pertumbuhan yang menciptakan ekonomi negara ini terus menguat. Hal ini juga berdampak pada kian berkurangnya hutang negara Laos sekaligus meminimalisir ketergantungan negara ini atas dukungan dari negara lain.

Relief Negara Laos

Telah dikenali bahwa letak negara Laos disebelah utara memiliki batas dengan Cina, bagian timur dan timur bahari memiliki batas dengan Vietnam, sebelah selatan dengan Kamboja, bab barat berbatasan dengan Thailand dan sebelah barat bahari dengan Myanmar. Fitur yang mendominasi di Laos ialah gunung-gunung yang tertutup hutan, dimana di bagian utara naik ke ketinggian maksimum mencapai 2.818 meter di atas permukaan laut. Puncak tertinggi ini ada di Gunung Bia.

Di sentra Provinsi Bolikhamxay dan Khammouan berupa karst dimana di dalamnya berisikan gua-gua serta puncak-puncak watu kapur yang tererosi. Sedangkan di bagian selatan Dataran Tinggi Bolovens di atas ketinggian 1.100 meter, tertutup oleh hutan terbuka. Hutan ini lazimnya memiliki jenis tanah yang subur. Ada pula dataran rendah yang cukup luas di sepanjang tepi bagian timur Sungai Mekong. Dataran rendah ini ialah satu-satunya dataran rendah di negara ini.

Lihat juga mengenai Kondisi Geografis Vietnam

Sistem Drainase dan Sungai di Laos

Tanah di Laos lazimnya mengalami kemiringan yang menurun dari arah timur ke barat. Sungai-sungai besar yang ada di negara ini, mirip Sungai Tha, Ngum, Ou, Beng, Kong dan beberapa sungai besar lain, bahu-membahu ialah anak Sungai Mekong.

Sungai Mekong ini mengalir lewat Laos bab barat dan membentuk perbatasan dengan Negara Myanmar sekaligus menjadi perbatasan sebagian besar daerah Thailand. Sungai Mekong yang melalui negara ini merupakan identitas utama kondisi geografis Laos.

Aliran sungai ini dibatasi oleh ngarai di Laos bagian utara. Namun saat telah mencapai Vientiane, lembahnya semakin meluas. Beberapa sungai di negara ini mengalir ke arah timur melalui celah yang ada di Cordillera Annam untuk lalu mencapai Teluk Tonkin.

Karakteristik Tanah di Laos

Tanah di dataran banjir mulanya terbentuk dari aluvium yang mengalami pengendapan oleh sungai. Daerah ini memiliki jenis tanah berpasir ataupun tanah berpasir dengan warna yang jelas. Ada pula tanah berpasir dengan warna kuning atau warna abu-bubuk terperinci. Secara kimia, jenis tanah ini termasuk netral hingga sedikit asam.

Tanah di kawasan dataran tinggi terbentuk dari batuan induk kristal, schistose, granitik ataupun batu pasir yang biasanya lebih agresif serta bersifat jauh lebih tidak subur. Daerah Laos bab selatan mempunyai jenis tanah laterit serta tanah basaltik yang dapat ditemukan di Dataran Tinggi Bolovens.

Lihat juga: Kondisi Geografis Filipina

Iklim di Laos

Laos memiliki jenis iklim monsun tropis (basah-kering), yang khas walaupun adanya pegunungan di negara ini memberikan kombinasi suhu. Saat trend hujan di bulan Mei-Oktober, angin monsun barat daya menyebabkan curah hujan dari 1.300-2.300 mm dengan total curah hujan meraih 4.100 mm yang terjadi di Dataran Tinggi Bolovens.

Sedangkan untuk demam isu kemarau yang terjadi pada bulan November-April didominasi angin musim timur bahari. Suhu rata-rata minimum 16-21°C yang terjadi pada bulan Desember sampai Februari. Suhu kemudian meningkat hingga 32°C pada bulan Maret dan April. Sedangkan pada musim hujan, suhu rata-ratanya yaitu 27°C.

Persebaran Flora dan Fauna di Laos

Flora dan fauna negara laos sungguh seperti dengan tanaman dan fauna di Indonesia. Bagian utara Laos terdapat hutan hujan tropis dengan flora berdaun lebar. Sedangkan di selatan yakni hutan monsun dengan jenis pohon gugur dan pohon adonan. Di hutan ini, sebagian besar juga banyak terdapat bambu, pisang liar dan semak belukar. Laos juga menjadi negara dengan banyak spesies anggrek.

Hutan Laos mendukung adanya kekayaan satwa liar. Terdapat 200 lebih spesies mamalia, amfibi dan reptil serta 700 lebih jenis burung. Mamalia yang lain ialah rusa, simpanse dan beruang. Sedangkan gajah, macan, lembu liar, badak, kera dan siamang adalah beberapa spesies mamalia yang terancam punah.

Beberapa spesies reptil mirip ular, kadal, tokek dan katak cukup berlimpah jumlahnya. Sedangkan kura-kura ialah spesies reptil yang terancam punah. Dataran rendah Laos banyak dihuni oleh kemis burung air. Beberapa spesies burung juga terancam punah, mirip ibis, enggang dan bangau.

Lihat juga: Kondisi Geografis Myanmar

Pola Pemukiman Masyarakat Laos

Kawasan di Laos didominasi oleh pedesaan. Banyak diantara penduduknya berdiam di lokasi yang terisolasi dan melestarikan tradisi aslinya. Desa-desa di dataran rendah umumnya terletak di akrab jalan dan sungai. Sebagian besar pemukiman letaknya di akrab jalan utama ataupun di area terbuka. Di negara ini juga terdapat kompleks kuil yang juga dipakai untuk sekolah atau ruang konferensi.

Orang yang menghuni dataran tinggi tengah, ialah Lao Theung dan Lao Soung, hidup berdasarkan garis klam dan dalam kalangan-kalangan kecil. Sebagian dari mereka mengolah ladang serta berburu dan menghimpun produk hutan yang mampu dikonsumsi. Ada beberapa suku tertentu yang memanfaatkan metode ladang berpindah untuk menghindari pembangunan desa permanen.

Masyarakat yang tinggal di tempat dataran tinggi tetapi akrab dengan daerah dataran rendah, relatif lebih bisa mendapatkan budaya lain. Masyarakat ini juga terlibat dalam transaksi ekonomi yang lebih modern mirip perdagangan. Sedangkan penduduk yang tinggal di kawasan lebih tinggi masih kurang terakulturasi.

Dengan karakteristik kondisi geografis Laos yang demikian, maka sungguh menjinjing imbas terhadap teladan sebaran penduduknya. Kehidupan penduduk perkotaan lebih terbatas, utamanya di ibukota Vientiane. Kecuali Louangphrabang, tempat perkotaan terletak di daerah dataran banjir di dekat Sungai Mekong. Populasi mayoritasnya adalah penduduk asli Laos dengan kalangan minoritas seperti kelompok penduduk Vietnam, China dan India.

Sumber https://www.geologinesia.com/


EmoticonEmoticon