Jumat, 06 Maret 2020

Mengapa Ketiak Ditumbuhi Bulu, Dan Apa Manfaatnya?

Ilustrasi/womantalk.com
Ketiak pria maupun perempuan ditumbuhi bulu atau rambut-rambut halus, meski biasanya perempuan menghilangkannya untuk tujuan estetis. Bulu ketiak muncul karena adanya kelenjar pituitari yang memicu sekelompok hormon yang disebut androgen, di ovarium [pada wanita] dan di testis [pada pria]. 

Selain menyebabkan tumbuhnya bulu ketiak, keberadaan hormon itu pula yang mengakibatkan tumbuhnya bulu pada bab kemaluan.

Lalu apa fungsi atau manfaat bulu ketiak? Setidaknya ada tiga faedah dari keberadaan bulu ketiak, yakni sebagai feromon, menghemat gesekan antarkulit, dan meminimalkan problem kulit.

Feromon adalah aroma badan yang menawan lawan jenis, dan keberadaan bulu ketiak menguatkan aroma tersebut. Kebanyakan kita mungkin tidak tenteram dengan anyir ketiak orang lain. Namun, saat feromon sampai pada orang (pasangan) yang sempurna, aroma itu bisa jadi pesona. Buktinya, banyak perempuan yang justru menggemari amis ketiak pria pasangannya.

Selain selaku penguat feromon, keberadaan bulu ketiak juga meminimalkan ukiran antarkulit. Dalam acara sehari-hari, dari yang ringan mirip jalan kaki hingga yang berat seperti mengangkat barang, lengan bagian dalam kita rentan bergesekan dengan segi samping tubuh kita. Keberadaan bulu ketiak meminimalkan dampak tabrakan tersebut, sehingga kita bisa beraktivitas dengan lebih nyaman.

Keberadaan bulu ketiak juga membantu meminimalisir kemungkinan duduk perkara kulit, seperti bengkak pada ketiak, iritas kulit, sampai ingrown hair (rambut yang berkembang ke dalam).

Hmm... ada yang hendak menyertakan?


Sumber https://www.belajarsampaimati.com/


EmoticonEmoticon