Selasa, 03 Maret 2020

Mengapa Nyamuk Jadi Binatang Paling Mematikan Di Dunia?

Mengapa Nyamuk Jadi Hewan Paling Mematikan di Dunia  Mengapa Nyamuk Jadi Hewan Paling Mematikan di Dunia?
Ilustrasi/bunyi.com
Meski kecil, nyamuk semenjak usang disebut sebagai hewan paling mematikan di dunia. Serangga ini membunuh setidaknya 700 ribu orang setiap tahun.

Yang menjadikan nyamuk berbahaya memang bukan ukurannya, tetapi kemampuannya dalam menjinjing dan menularkan virus atau benalu lain yang menimbulkan penyakit mematikan. Jenis virus dan penyakit yang dibawanya pun beragam, tergolong malaria, demam berdarah, Japanese ensefalitis, sampai zika.

Malaria saja, yang ditularkan nyamuk Anopheles, setiap tahun membunuh 400.000 orang (terutama bawah umur), dan melumpuhkan 200 juta lainnya selama berhari-hari. Demam berdarah, yang juga ditularkan nyamuk, menimbulkan 50 sampai 100 juta masalah per tahun di seluruh dunia. Demam kuning, yang mempunyai angka maut tinggi, atau Japanese ensefalitis, menyebabkan lebih dari 10.000 ajal per tahun, sebagian besar di Asia.

Dalam 30 tahun terakhir, perkara demam berdarah di seluruh dunia sudah berkembang30 kali lipat. Empat puluh persen populasi dunia, sekitar 3 miliar orang, tinggal di tempat dengan risiko demam berdarah. Dengue sering menjadi penyebab utama penyakit di area berisiko.

Kemampuan nyamuk membawa virus dan penyakit didukung pula dengan kesanggupan adaptasi yang tinggi. Nyatanya, nyamuk sangat cendekia beradaptasi dengan lingkungan baru dan intervensi apa pun yang dipakai insan untuk melawannya.

Misalnya, Aedes aegypti yang menjadi vektor demam kuning, zika, demam berdarah, dan lain-lain, telah mengikuti keadaan dengan sangat bagus pada lingkungan perkotaan. Nyamuk ini dapat bertelur di banyak sekali wadah di luar dan di dalam ruangan. 

Banyak spesies nyamuk, tergolong Anopheles, telah membuatkan ketahanan terhadap berbagai insektisida yang banyak digunakan, dan telah mengganti kebiasaan makan mereka untuk menghindari rumah yang disemprot insektisida.

Ada lebih dari 2.500 spesies nyamuk, dan dapat ditemukan di setiap kawasan di dunia, kecuali Antartika. Meski kecil, nyamuk yakni makhluk yang merepotkan dihadapi, dan telah menjadi musuh paling besar insan.

Hmm... ada yang hendak menyertakan?


Sumber https://www.belajarsampaimati.com/


EmoticonEmoticon