Selasa, 10 Maret 2020

Tidur Siang Membantu Menurunkan Risiko Serangan Jantung

Ilustrasi/tribunnews.com
Tidur siang mampu memulihkan energi, setelah setengah harian melakukan pekerjaan atau beraktivitas. Cukup tidur siang sesaat, energi seperti pulih kembali, dan kita merasakan badan lebih segar. Ternyata, menurut observasi, tidur siang juga membantu menurunkan risiko penyakit jantung, atau berguna untuk kesehatan kardiovaskular.

Studi yang dijalankan para peneliti di Swiss itu diterbitkan dalam Jurnal Heart, dan mereka mendapati tidur siang punya kaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Untuk sampai pada tamat itu, para peneliti mengamati lebih dari 3.460 relawan yang tidak mempunyai riwayat penyakit jantung, selama rata-rata lima tahun lebih. Setelah itu, para peneliti membandingkan kebiasaan tidur mereka dengan peristiwa penyakit kardiovaskular (CVD).

Berdasarkan observasi mereka, tidur siang sekali atau dua kali dalam sepekan terkait dengan risiko serangan jantung, gagal jantung, atau stroke yang lebih rendah, jikalau dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang sama sekali. 

Para peneliti juga menemukan bahwa tidur siang satu kali setiap ahad terkait dengan penurunan risiko masalah jantung.

"Subjek yang tidur siang satu kali atau dua kali seminggu mempunyai risiko lebih rendah untuk menyebarkan kejadian CVD ketimbang non-nappers," tulis peneliti dalam studi tersebut.

Meski begitu, tidur siang yang bermanfaat—menurut penelitian ini—ialah tidur siang yang hanya dilaksanakan sekali sepekan. Sementara tidur siang lebih dari dua kali dalam sepekan tidak lagi bermanfaat bagi kesehatan jantung, malah dapat merusak. Para peneliti mendapatkan bahwa orang yang tidur siang enam sampai tujuh kali sepekan justru memiliki kejadian penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang.

Kristine Yaffe, peneliti psikiatri, menyatakan, “Meskipun kaitan fisiologis pasti antara tidur siang dengan risiko penyakit kardiovaskular tidak terperinci, tetapi studi ini berkontribusi pada perdebatan yang sedang berjalan tentang implikasi kesehatan dari tidur siang, dan memberikan bahwa mungkin bukan hanya durasi, namun juga frekuensi yang penting.”

Sementara itu, tidur siang lebih dari satu jam juga bisa membahayakan jantung. Penelitian lain juga mendapatkan bahwa jika tidur siang berlangsung terlalu usang, itu juga tidak menyehatkan jantung. 

Menurut meta-analisis tahun 2020 yang dipresentasikan di European Society of Cardiology Congress, tidur siang lebih dari satu jam saban hari dapat membahayakan jantung. 

Setelah memperhatikan 313.651 peserta pada lebih dari 20 observasi, para peneliti memperoleh bahwa tidur siang lebih dari 60 menit terkait dengan kemungkinan penyakit kardiovaskular 34 persen lebih tinggi, dibandingkan yang tidak tidur siang.

Hmm... bagaimana menurutmu?


Sumber https://www.belajarsampaimati.com/


EmoticonEmoticon