data-id="263"
data-slug="">
5
/
5
(
25
votes
)
Fakultas dan sekolah
Daftar Isi Artikel

- Fakultas
Fakultas teknologi industri (FTI)
Fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA)
Fakultas ilmu dan teknologi kebumian (FITB)
Fakultas teknik pertambangan dan perminyakan (FTTM)
Fakultas teknik masin dan dirgantara (FTMD)
Fakultas teknik sipil dan lingkungan (FTSL)
Fakultas seni rupa dan rancangan (FSRD)
- Sekolah
Sekolah farmasi (SF)
Sekolah arsitektur, penyusunan rencana dan pengembangan kebijakan (SAPPK)
Seolah ilmu dan teknologi hayati (SITH)
Sekolah bisnis dan administrasi (SBM)
Sekolah teknik elektronika dan informatika (STEI)
AKREDITAS
Setelah beberapa tahun mendapatkan akreditas dari badan akreditas nasional akademi tinggi (BAN-PT) dengan nilai A untuk sebagian besar acara studinya, pada tahun 2011 dua program studi ITB menjangkau akreditas internasional accreditation board for engineering and technology (ABET) yang merupakan akreditas independen tekemuka di amerika serikat. Hingga ketika ini ITB telah memiliki 13 acara studi yang terakreditasi ABET, diantaranya adalah:
Program Studi Teknik Elektro (2011);
Program Studi Teknik Kelautan (2011);
Program Studi Teknik Fisika (2012);
Program Studi Teknik Kimia (2012);
Program Studi Teknik Lingkungan (2014);
Program Studi Teknik Industri (2014);
Program Studi Teknik Informatika (2014);
Program Studi Teknik Perminyakan (2015);[19]
Program Studi Teknik Sipil (2015).[19]
Program Studi Teknik Pertambangan (2017);
Program Studi Manajemen Rekayasa Industri (2017);
Program Studi Teknik Telekomunikasi (2018);[1]
Program Studi Teknik Tenaga Listrik (2018).[2]
Pada tahun 2015 tujuh acara studi dari lingkungan FMIPA, SITH, dan juga Sekolah Farmasi mendapatkan akreditasi dari ASIIN e. V.. Hingga tahun 2018, ITB telah memiliki sebelas acara studi yang terakreditasi ASIIN e. V.,
Program Studi Fisika;
Program Studi Matematika;
Program Studi Astronomi;
Program Studi Biologi;
Program Studi Mikrobiologi;
Program Studi Sains dan Teknologi Farmasi;
Program Studi Farmasi Klinik dan Komunitas;
Program Studi Teknik Mesin;
Program Studi Aeronotika dan Astronotika;
Program Studi Teknik Material;
Program Studi Teknik Geofisika.
Passing grade itb modern
| Teknik Kimia | 61,83% |
| Farmasi | 54,44% |
| Teknik Lingkungan | 54,82% |
| Teknik Perminyakan | 60,2% |
| Teknik Fisika | 50,1% |
| Matematika | 49,6% |
| Teknik Informatika | 64,97% |
| Teknik Elektro | 61,93% |
| Teknik Pertambangan | 54,2% |
| Teknik Mesin | 53,4% |
| Arsitektur | 50,3% |
| Biologi | 46,8% |
| Teknik Geologi | 50,8% |
| Fakultas Teknologi Industri | 58,2% |
| Desain Komunikasi Visual | 48,74% |
| Sekolah Bisnis Manajemen | 48,7% |
| Teknik Planologi | 50,1% |
| Teknik Material | 49,2% |
| Kimia | 48,61% |
| Teknik Sipil | 51,7% |
Baca Juga; Passing Grade UI (Universitas Indonesia) 2020 : Fakultas, Jurusan, Akreditas
PASSING GRADE FAKULTAS:
| STIH Rekayasa | (39,8%) |
| FITB | (52,9%) |
| FTSL | (56,5%) |
| SAPPK | (55,2%) |
| SF | (54,4%) |
| FTMD | (58,7%) |
| STIH Sains | (49,3%) |
| FMIPA | (47,8% |
| STEI | (65,7%) |
| FTI | (62,5%) |
| FTTM | (59,8%) |
Pengertian
Institut Teknologi bandung yakni sebuah perguruan tinggi tinggi negeri yang berkedudukan di kawasan kota bandung. Nama ITB diresmikan pada tanggal 2 maret 1959, sejak 14 oktober 2013 ITB menjadi sekolah tinggi tinggi negeri badang aturan (PTN BH) yang memiliki otonomi pengelolaan dalam aademik dan non akademik. ITB juga sudah memiliki 27 acara studi yang terakreditas secara internasional.
Sejarah singkat
Sejarah ITB bermula pada semenjak awal masa ke-20, atas prakarsa masyarakat penguasa saat itu. Tujuan permulaan pendirian ialah untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik yang menjadi susah alasannya adalah terganggunya hubungan antara negeri belanda dan daerah jajahannya di kkawasan nusantara, sepagai akibat pecahnya perang dunia pertama.
- Kurun dasawarsa pertama tahun 1960-an ITB
mulai membina dan juga melengkapi dirinya dengan kepranataan yang mesti diadakan. Dalam era ini dilakukan antisipasi pengisian-pengisian organisasi bidang pendidikan dan pengajaran, juga melengkapkan jumlah dan juga meningkatkan kesanggupan tenaga pengajar dengan penugasan belajar ke luar negeri.
- Kurun dasawarsa kedua tahun 1970-an
Institut Teknologi Bandung diwarnai oleh kurun susah yang muncul menjelang era pertama. Satuan akademis yang sudah dibentuk berubah menjadi satuan kerja yang juga berfungsi untuk satuan sosial-ekonomi yang secara terbatas menjadi institusi semi-otonom. Tingkat keakademian kian meningkat, akan namun penugasan mencar ilmu ke mancanegara semakin berkurang. Sarana internal dan juga kepranataan kian dimanfaatkan.
- Kurun dasawarsa ketiga tahun 1980-an
ditandai dengan kepranataan dan proses mencar ilmu mengajar yang mulai memasuki masa modern dengan sarana fisik kampus yang kian dilengkapi. Jumlah lulusan sarjana ini makin meningkat dan program pasca sarjana telah mulai dibuka. Keadaan ini disokong oleh kian membaiknya kondisi sosio-politik dan juga ekonomi negara.
- Kurun dasawarsa keempat tahun 1990-an
akademi tinggi teknik yang semula hanya mempunyai satu jurusan pendidikan itu, sekarang mempunyai dua puluh enam Departemen Program Sarjana, termasuk Departemen Sosioteknologi, tiga puluh empat Program Studi S2 atau Magister dan juga tiga Bidang Studi S3/Doktor yang meliputi komponen-unsur ilmu pengetahuan, teknologi, seni, bisnis dan juga ilmu-ilmu kemanusiaan.
Kampus
Menyadari akan keterbatasan lahan kampus ganesha dikaitkan dengan meningkatnya keperluan sarana dan juga prasarana guna merealisasikan visi akademiknya, maka pada tahun 2010 diterapkan kebijakan ITB multikampus yang memunculkan istilan “On-G campus” dan “Off-G campus”. Istilah “On-G campus” merujukk pada kampus ITB ganesha sedangkan kampus-kampus ITB DI LUAR ITU DISEBUT SEBAGAI “Off-G campus”.
demikianlah artikel dari passinggrade.co.id mengenai √ Passing Grade ITB 2021 (Institut Teknologi Bandung) : Fakultas, Jurusan, Akreditas, biar artikel ini berfaedah bagi anda seluruhnya.
baca juga :
Sumber yu.com
EmoticonEmoticon