data-id="2768"
data-slug="">
4.5
/
5
(
17
votes
)
Terima Kasih Guru
Daftar Isi Artikel
Terima kasih guru
Berkatmu aku tau aksara
Berkatmu saya paham nalar
Berkatmu saya memahami bahasa.
Terima kasih guru
Jasamu telah mencerdaskanku
Jasamu telah membuatku paham khazanah
Jasamu telah membuatku menjadi orang yang bukan terbelakang.
Terima kasih guru
Karena keringatmu
Karena suaramu yang habis
Aku menjadi manusia.
Terima kasih guru
Kami tahu rasa lelahmu mendidik kami
Kami tahu betapa nakalnya kami
Karena itulah maafkanlah kami guru.
Terima kasih guru
Guru terima kasih untuk jasamu
Terima kasih untuk semua yang telah kau beri
Semoga yang kuasa membalas semua jasamu.
Doakan kami wahai guru
Guru doakan kami
Doakan semoga kami berhasil
Menjadi orang yang berkhasiat
Menjadi orang yang membanggakan.
Doamu kami perlukan guru
Untuk menggapai bintang di langit
Untuk merealisasikan sepotong harapan
Untuk menerima hidup yang lebih baik.
Guru doakan kami
Masa depan kami masih di ujung asa
Buram tiada warna hitam putih
Doakan kami guru.
Kami ingin menjadi orang berhasil
Kami ingin membanggakan orang renta kami dan guru kami
Kami ingin sukses
Kami ingin menjadi dongeng yang senantiasa di kenang.
Karena itu doakan kami wahai guru
Sebutkanlah nama kami di setiap cerita malammu
Mohonlah pada tuhan supaya kami menjadi bintang jelas di ufuk hitam.
Andai kata matahari tiada
Majulah Terus Siswa Indonesia
Dengar, dengar, Dengarlah isi tulisan ini
Hanya kepadamu harapanku sandarkan
Hanya kepadamu Cita-cita di pertaruhkan
Tak ada Sesuatu yang tak mungkin bagimu
Bangkitlah melawan mesti yang terus mendera
Kuasailah dirimu dengan sikap optimis
Paculah laju kudamu Sekencangg-kencangnya
Lawanlah bebuatan terjal yang mengusik di jalanan
Ingat, engkau yakni cita-cita, Engkau yakni kala depan
Masa depan ada di tangan mu
Harapan terpendam ada di bahu mu
Nasip bangsa mu yang menentukan
Pahlawan Tampa Jasa
Pahlawan tampa tanda jasa
Adalah guru
Yang mendidik ku
Yang membekali ku ilmu
Dengan ikhlas dan tabah
Denyumanmu menawarkan semangat untuk kami
Menyonsong kala depan yang lebih baik
Setitik peluh mu
Menandakan sebuah usaha yang sungguh besar
Untuk Murut-muritnya
Terimakasih Guru
Perjuangan mu sungguh berarti bagiku
Tampamu ku takkan tahu ihwal dunia ini
Akan senantiasa ku panjatkan Do’a untuk mu
Terimakasih Guru ku.
Terimakasih guru
Kaulah pembimbingku
Kaulah pengajarku
Kaulah pendidikku
Guru….
Itulah julukan mu
Yang tak pernah bosan dalam
Mengajar dan membimbing ku
Guru….
Tampa dirimu saya akan hancur
Tampa dirimu saya akan sengsara
Tampa dirimu saya akan sesat
Guru ku….
Terimakasih
Atas Segala Jasa-jasa mu.
Pahlawan Pendidikan
Jika dunia kami yang dulu kosong
Tak pernah kamu isi
Mungkin hanya ada warna hampa, gelap
Tak bisa Apa-apa, Dan tak bisa Kemana-mana
Tapi sekarang dunia kami sarat warna
Dengan goresan Garis-garis dan kata
Yang dahulu cuma mimpi
Kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
Itu alasannya adalah yang kau mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang mesti di lukis
Juga wacana kata yang mesti di baca
Terimakasih guru ku dari hati ku
Untuk semua pejuang pendidikan
Karena pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsa
Dengan pendidikanlah nasip kita bisa berubah
Apa yang tak mungkin kau jadikan mungkin
Hanya ucapan terakhir dari mulut ku
Di hari pendidikan Nasional ini
Gempitakanlah senantiasa jiwa mu
Wahai pejuang pendidikan indonesia.
Dunia akan beku dan bisu
pelangi tiada akan pernah terpancar
kehidupan tiada akan pernah terealisasi
Disaat titik kegelisahan menghampiri
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang nampak dari sudut-sudut bibirmu
Dan gerak-gerik tubuhmu
Engkau sinari jalan-jalan kami yang buntu
Yang nyaris menjerumuskan abad sepan kami
Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada akan pernah sirna di terpa angin usia
Guru……..
Engkau pahlawan yang tak pernah menginginkan akibat
Disaat kami tak menyimak mu
Engkau tak pernah mengeluh dan mengalah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang mesti di lukis
Juga ihwal kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami bermakna
Guru……
Tiada kata yang patut kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua jasa-jasa mu
Maafkan kami bila sudah membuatmu kecewa
Jasa-jasa mu akan kami semat baka sepanjang hidup kami
Terimakasih guruku, engkau jagoan ku
Puisi Untuk Guru
Guru, tak pernah terpikirkan sebelumnya olehku
Bahwa engkau datang dengan tekad untuk mencerdaskan anak bangsa
Setiap kali engkau masuk kelas, engkau selalu menenteng hal-hal gres di dalam hidupku
Penuh keseriusan tetapi tak hilangkan canda
Baru kusadari, bahwa kesalahanku sangatlah tidak terpuji
Terkadang diriku yang membangkang, menghiraukan apa yang diajarkan olehmu
Betapa bodohnya diriku, yang tidak menghargai seluruh perjuanganmu
Engkau senantiasa menyemangatiku, dan mendorongku disaat saya tidak dapat melangkah maju
Kini, hidupku sudah sedikit berubah, aku slalu ingin mencoba tanpa keluh dan kesah
Aku harap saya mampu terus berkembang menjadi apa yang sudah guru ajarkan di dalam hidupku
Engkau akan ada senantiasa tertanam dalam dihatiku
Mungkin saya bukan murid terbaik untukmu tetapi aku akan berusaha menjadi yang terbaik bagimu sayangmu
Sebagai ganti balas jasamu yang tak akan terganti
Seperti XL kamu yang selalu ada untukku
Kenangan Indah
Setiap masuk kelas Ia bawa hal gres
Hingga murid slalu menanti-nunggu
Tak pernah tiba telat
Aturan waktunya sungguh akurat
Pelajaranpun sarat dengan kombinasi
Dengan bermacam-macam macam aksi
Teriakan, tepuk tangan dan tawa
Yel-yel dan nyanyian bergema
Memberi semangat pada semua
Memberi dorongan untuk mencoba
Dengannya kelas jadi bernyawa
Penuh kesungguhan namun tak hilangkan canda
Puisi Untuk Guru
Orang kata guru itu penat
Gaji tak seberapa kerja berlambak
Aku kata guru itu rehat
Mengajar tak seberapa tetapi sarat berkat
Kerja sekerat-sekerat pahala sarat sendat
Ilmu yang dicurah tak dapat disekat
Makin dicurah kian mendekat
Orang kata guru itu sungguh bosan
Pahlawan Pendidikan
Jika dunia kami yang dahulu kosong
tak pernah kau isi
Mungkin cuma ada warna hampa, gelap
tak bisa apa-apa, tak mampu kemana-mana
Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan tabrakan garis-garis, juga kata
Yang dulu cuma jadi mimpi
Kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
Itu karena kau yang mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus dilukis
Juga tentang kata yang mesti dibaca
Terimakasih guruku dari hatiku
Untuk semua pejuang pendidikan
Dengan pendidikanlah kita mampu memperbaiki bangsa
Dengan pendidikanlah nasib kita mampu dirubah
Apa yang tak mungkin kamu jadikan mungkin
Hanya ucapan terakhir dari mulutku
Di hari pendidikan nasional ini
Gempitakanlah selalu jiwamu
wahai pejuang pendidikan Indonesia
Terimah kasih guru
Kaulah pembimbingku……
Kaulah pengajarku……
Kaulah pendidikku……
Guru……
Itulah julukanmu……
Yang tak pernah jenuh dalam……
Mengajar dan membimbingku
Guru……
Tanpa dirimu saya akan hancur……
Tanpa dirimu aku akan sengsara……
Tanpa dirimu saya akan sesat……
Guru……
Terima kasih……
Atas segala jasa-jasamu……
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Pahlawan tanpa tanda jasa
Ialah Guru
Yang mendidik ku
Yang membekali ku ilmu
Dengan lapang dada dan sabar
Senyummu menunjukkan semangat untuk kami
Menyongsong periode depan yang lebih baik
Setitik peluhmu
Menandakan sebuah usaha yang sungguh besar
Untuk murid-muridnya
Terima kasih Guru
Perjuanganmu sangat mempunyai arti bagiku
Tanpamu ku tak akan tahu perihal dunia ini
Akan selalu ku panjatkan doa untukmu
Terimakasih Guruku
Majulah Terus Siswa Indonesia
Dengar, dengar, dengarlah isi goresan pena ini
Hanya kepadamu cita-cita ku sandangkan
Hanya kepadamu cita- cita dipertaruhkan
Tak ada sesuatu yang tak mungkin bagimu
Bangkitlah melawan arus yang terus mendera
Kuasailah dirimu dengan perilaku optimis
Paculah laju kudamu sekencang-kencangnya
Lawanlah bebatuan terjal yang mengusik di jalanan
Ingat, Engkau adalah keinginan, engkau adalah masa depan
Masa depan ada di tanganmu
Harapan terpendam ada di pundakmu
Nasib bangsa engkau yang menentukan
Di Antara Dua
Di antara dua, aku mesti memilih
Entah satu baik atau buruk
Aku tak bisa bangun di antara keduanya
Dan aku menentukannya
Di antara dua, aku harus masuk
Entah satu mudah atau sulit
Aku tak bisa bergelut di antara keduanya
Dan aku meratapinya
Di antara dua,aku mesti berjuang
Entah satu anggun atau pahit
Aku tak berhenti menjangkau satunya
Dan aku tidak ingin kalah
Sumber yu.com
EmoticonEmoticon