Sabtu, 06 Februari 2021

300+ Kumpulan Pantun Jenaka Pendidikan

class="kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left "
data-id="2631"
data-slug="">





































5
/
5
(
4

votes

)



Pengertian Pantun 



Pantun yaitu puisi Melayu orisinil yang cukup mengakar dan membudaya dalam penduduk . Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama. Lazimnya pantun terdiri atas empat larik(atau empat baris jikalau dituliskan), bersajak ab-ab ataupun aa-aa. Pantun pada awalnya merupakan sastra verbal namun kini ditemui juga pantun yang tertulis.


Semua bentuk pantun terdiri atas dua bab: sampiran dan isi. Sampiran yakni dua baris pertama, kadang kala tentang alam (tanaman dan fauna), dan biasanya tidak mempunyai kekerabatan dengan bab kedua yang memberikan maksud. Dua baris terakhir ialah isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.

Karmina dan Talibun merupakan bentuk puisi lain yang mirip dengan pantun, dalam artian memiliki bagian sampiran dan isi (dijelaskan tersendiri).


kumpulan pantun jenakan pendidikan




Struktur Pantun


Menurut Sutan Takdir Alisjahbana fungsi sampiran terutama mempersiapkan rima dan irama untuk memudahkan pendengar mengerti isi pantun. Ini mampu dipahami sebab pantun ialah sastra ekspresi.

Meskipun kebanyakan sampiran tak bekerjasama dengan isi seringkali bentuk sampiran membayangkan isi. Sebagai contoh dalam pantun ini:


Air dalam bertambah dalam

Hujan di hulu belum lagi teduh

Hati dendam bertambah dendam

Dendam dulu belum lagi sembuh


Beberapa sarjana Eropa berusaha mencari aturan dalam pantun maupun puisi usang lainnya. Misalnya satu larik pantun biasanya terdiri atas 4-5 kata dan 8-12 suku kata. Namun aturan ini tak senantiasa berlaku.




Ciri-Ciri Pantun


1. Setiap bait terdiri 4 baris

2. Baris 1 dan 2 selaku sampiran

3. Baris 3 dan 4 ialah isi

4. Bersajak a – b – a – b

5. Setiap baris terdiri dari 8 – 12 suku kata

6. Berasal dari Melayu (Indonesia)


Contoh :

Ada pepaya ada mentimun (a)

Ada mangga ada salak (b)

Daripada duduk melongo (a)

Mari kita membaca sajak (b)




Macam-Macam Pantun




PANTUN BIASA


Pantun umumsering juga disebut pantun saja.

Contoh :

Kalau ada jarum patah

Jangan dimasukkan ke dalam peti

Kalau ada kataku yang salah

Jangan dimasukan ke dalam hati




SELOKA (PANTUN BERKAIT)


Seloka yakni pantun berkait yang tidak cukup dengan satu bait saja alasannya adalah pantun berkait merupakan jalinan atas beberapa bait.




CIRI-CIRI SELOKA:


a. Baris kedua dan keempat pada bait pertama dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait kedua.

b. Baris kedua dan keempat pada bait kedua dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait ketiga

c. Dan seterusnya


Contoh :

Lurus jalan ke Payakumbuh,

Kayu jati bertimbal jalan

Di mana hati tak kan rusuh,

Ibu mati bapak berjalan


Kayu jati bertimbal jalan,

Turun angin patahlah dahan

Ibu mati bapak berlangsung,

Ke mana untung diserahkan




TALIBUN


Talibun ialah pantun jumlah barisnya lebih dari empat baris, namun harus genap contohnya 6, 8, 10 dan seterusnya.


Jika satu bait berisi enam baris, susunannya tiga sampiran dan tiga isi.

Jika satiu bait berisi delapan baris, susunannya empat sampiran dan empat isi.


Jadi :

Apabila enam baris sajaknya a – b – c – a – b – c.

Bila terdiri dari delapan baris, sajaknya a – b – c – d – a – b – c – d


Contoh :


sampiran:

Kalau anak pergi ke pekan

Yu beli belanak pun beli

Ikan panjang beli dahulu


isi

Kalau anak pergi berlangsung

Ibu cari sanak pun cari

Induk semang cari dulu




PANTUN KILAT ( KARMINA )


CIRI-CIRINYA :


a. Setiap bait terdiri dari 2 baris

b. Baris pertama merupakan sampiran

c. Baris kedua merupakan isi

d. Bersajak a – a

e. Setiap baris terdiri dari 8 – 12 suku kata


Contoh :

Dahulu bendo, sekarang besi (a)

Dahulu sayang sekarang benci (a)




PANTUN ANAK-ANAK


Contoh :

Elok rupanya si kumbang jati

Dibawa itik pulang petang

Tidak terkata gembira

Melihat ibu telah datang




PANTUN ORANG MUDA


Contoh :

Tanam melati di rama-rama

Ubur-ubur sampingan dua

Sehidup semati kita bersama

Satu kubur kelak berdua




PANTUN ORANG TUA


Contoh :

Asam kandis asam gelugur

Kedua asam riang-riang

Menangis jenazah di pintu kubur

Teringat tubuh tidak sembahyang




PANTUN JENAKA


Contoh :

Elok rupanya pohon belimbing

Tumbuh dekat pohon mangga

Elok rupanya berbini sumbing

Biar murka tertawa juga




PANTUN TEKA-TEKI


Contoh :

Kalau puan, puan cemara

Ambil gelas di dalam peti

Kalau tuan bijak laksana

Binatang apa tanduk di kaki




Jalan-jalan ke kota paris.,

Banyak rumah berbaris-baris.,

Biar mati diujung keris.,

Asal mampu dinda yang manis….


Gagang golok,,gagang cangkul..,

Gagang cangkul juga gagang celurit..,

Ga mampu nyolok katanya tumpul..,

Biarpun tumpul tetep hasilnya buncit.?


Pohon ara dibuat gubuk..,

Pasang pasak biar tegak..,

Resiko asmara dunia facebook.. ,

Cinta ditolak blokir bertindak..


Beli kentang dibentuk rujak.. ,

Biar mantap ditambah sambal..,

Tidur terlentang tiada nyenyak..,

Tidur tengkurap ada yang mengganjal..


Rintik rintik turun hujan..,

Masuk kamar sama sahabat..,

Gadis elok jadi pujaan..,

Mau dilamar kok hamil duluan…


Makan bubur diatas meja…,

Minumnya jus diatas rak…,

Hari libur tetap melakukan pekerjaan ..,

Dapat bonus ambilnya di irak…


Ke jakarta naiklah pesawat..,

Pesawat melayang, landingnya susah..,

Kalau cinta sudah melekat..,

Siang terbayang, malam mimpi basah..


Kalau ada sumur diladang..,

Bolehlah kita menggosok gigi..,

Kalau anda diwarung padang..,

Bolehkah kita ditraktir lagi..


Langit mendung diatas lautan…

Lebat hujannya tiada terbendung…

Gadis berkerudung elok mempesona…

Kedip matanya rontokan bulu hidung…


Hari minggu sudahlah siang..

Setelah siang menuju petang…

Ditunggu tunggu gak jua datang…

Sekali tiba kok nagih utang…


Petik kecapi bunyi bening..

Satu satu dawai di harpa..

Cium dipipi cium di kening..

Setelah itu yang dicium apa ? ?


Masak tongkol didalam loyang…

Semur jengkol bumbunya pala…

Geal geol pantat bergoyang…

Sekali senggol pening kepala..


Kota bintan banyak perunggu..

Kota ciamis membangun tugu..

Janji kencan dimalam ahad..

Tapi gerimis telah menanti..


Kue rangin rasanya manis..

Kue tar bukanlah lapis..

Malam hambar hujan gerimis..

Sebentar bentar kebelet pipis..


Stasiun tugu stasiun kereta api..

Tempat dagangsi tukang lapis..

Hari ahad hanya nonton tipi..

Mau jalan dompet dah menipis..


Ini animo masih penghujan…

Kata simbok jangan badung..

yang muslim silahkan Jumatan..

Bawa gembok amankan sendal..


Hujan gerimis deraslah amat..

Ada kilat bertabrakan..

Hari kamis malam jumat..

Yang mau kumat dipersilahkan..


Beli berlian dikota belawan..

Hujan gerimis dikota mekah..

Cantik nan itu perawan..

Wajahnya anggun senyum merekah..


Masak ayam masak tumis..

Iris tipis hingga habis..

Selasa malam hujan gerimis..

Dompet tipis smakin kritis..




Kumpulan Pantun Nasehat


Diposting oleh whandie .


Kategori: Koleksi Pantun


Banyak sayur dijual di pasar

Banyak juga memasarkan ikan

Kalau kamu sudah lapar

cepat cepatlah pergi makan


Kalau harimau sedang mengaum

Bunyinya sangat berirama

Kalau ada ulangan umum

Marilah kita berguru bareng


Hati-hati menyeberang

Jangan sampai titian patah

Hati-hati di rantau orang

Jangan sampai berbuat salah


Manis jangan lekas ditelan

Pahit jangan lekas dimuntahkan

Mati semut alasannya manisan

Manis itu ancaman kuliner.


Buah berangan dari Jawa

Kain terjemur disampaian

Jangan diri mampu kecewa

Lihat pola kiri dan kanan


Di tepi kali aku menyinggah

Menghilang penat menahan jerat

Orang bau tanah jangan dibantah

Agar selamat dunia alam baka


Tumbuh merata pohon tebu

Pergi ke pasar membeli daging

Banyak harta miskin ilmu

Bagai rumah tidak berdinding


Pinang muda dibelah dua

Anak burung mati diranggah

Dari muda hingga ke bau tanah

Ajaran baik jangan diubah

Anak ayam turun sepuluh

Mati satu tinggal sembilan

Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh

Supaya engkau tidak ketinggalan


Anak ayam turun sembilan

Mati satu tinggal delapan

Ilmu boleh sedikit ketinggalan

Tapi jangan sampai putus keinginan


Anak ayam turun delapan

Mati satu tinggal lah tujuh

Hidup mesti penuh impian

Jadikan itu jalan yang dituju


Ada ubi ada talas

Ada budi ada balas

Sebab pulut santan binasa

Sebab mulut tubuh merana


Jalan kelam disangka terang

Hati kelam disangka suci

Akal pendek banyak dipandang

Janganlah hati kita dikunci


Bunga mawar bunga melati

Kala dicium harum baunya

Banyak cara sembuhkan hati

Baca Quran paham maknanya


Ilmu manusia setitik embun

Tiada umat sepandai Nabi

Kala nyawa tinggal diubun

Turutlah ilmu manusia nan mati


Ke hulu membuat pagar,

Jangan terpotong batang durian;

Cari guru daerah berguru,

Supaya jangan sesal kemudian.


Tiap nafas tiadalah kekal

Siapkan bekal menjelang wafat

Turutlah Nabi siapkan bekal

Dengan sebar ilmu manfaat


Tingkap papan kayu bersegi,

Sampan sakat di Pulau Angsa;

Indah tampan kerana akal,

Tinggi bangsa kerana bahasa.

===========================


Buah berangan masaknya merah,

Kelekati dalam bahtera;

Luka di tangan nampak berdarah,

Luka di hati siapa yang tahu.

=============================


Dari mana punai terbang,

Dari paya turun ke padi;

Dari mana hadirnya sayang,

Dari mata turun ke hati.

============================


Pucuk pauh delima batu,

Anak sembilang di tapak tangan;

Tuan jauh di negeri satu,

Hilang di mata di hati jangan.

==================================

Kalau tuan jalan ke hulu,

Carikan saya bunga kemboja;

Kalau tuan mati dahulu,

Nantikan aku di pintu syurga.

=========================


Halia ini tanam-tanaman,

Ke barat juga akan condongnya;

Dunia ini pinjam-santunan,

Akhirat juga akan sungguhnya.

==========================

Malam ini merendang jagung,

Malam esok merendang serai;

Malam ini kita berkampung,

Malam esok kita bercerai.

========================

jalan-jalan ke kota paris

banyak rumah berbaris-baris

agar mati diujung keris

asal dapat dinda yang cantik…


ke cimanggis berbelanja kopiah

kopiah indah kan kamu dapati

terlalu banyak gadis yang singgah

cuma dinda yang memikat hati


kalau aku seorang pemburu

anak rusa kan kudapati

jika dinda merasa cemburu

tanda cinta masih sejati


darimana hadirnya sawah

dari sawah turun ke kali

darimana datangnya cinta

dari mata turun ke hati


============================

Bau-anyir jembatan tujuh,,

tempat memungut sebuah lolah,,

kalau adinda udah setujuh,,

tunggulah saya simpulan sekolah,,

Pisang nangka buat kolak

Jambu biji diblendrin

Kalo nona tetep galak,

Lebaran depan ga dimaapin


menaiki kereta merknya honda

pergi selayang kerumah hanapi

jikalau cinta mekar di dada

siang terkenang malam termimpi


anak unta siapa yg punya

menangis iba kehilangan ibu

jikalau cinta telah menyapa

rindu mulai membara dikalbu


mulanya duka sekarang menjadi lara

teman tiada hanyalah sendu

jika rindu mulai membara

itulah tanda cinta berpadu


hati berdetik dalam cahaya,

seperti belati menikam dada

Cinta infinit awet selamanya

Musim berganti tetapi paras takkan lupa


cinta datang tak berwaktu

perasaan senang,duka dan pilu tak menentu

semua hadir tanpa permisi

untuk mencoba mengisi hati


hati-hati minum digelas

kalau terlepas pecahlah nanti

cinta hati selalunya ikhlas

cinta buta yang makan hati


cinta tak memandang bulu

cinta juga tak mengenal waktu

rasakan cinta dihatimu

betapa indah mengikis kalbu


jikalau terluka berkata begitu

hingga terlupa cinta yang suci

cinta manusia memanglah begitu

cinta padaNYA cinta yang sejati


terluka hati karna kata udah biasa

namun terluka karna usia sungguh asa

bila kata dianggap tak memiliki arti

tetapi usia yakni segalanya


Untuk menjadi seorang perwira

Harus bertapa di dalam gua

Kalau cinta kukuh di jiwa

Biar melayang kembali jua


papua tanah keinginan jiwa

kubermimpi terbang terbang kesana

sobat sehati selalu bersua

karena tak bisa terpisahkan begitu saja


panah cinta tlah menancap…

kedua hati pun menyatu…

asmara semakin mendekap…

cinta takkan berlalu…


anak ayam turun ke kali

bermain air riang bangga

betapa senangnya bisa ngejunk lagi

memburu kata mengejar-ngejar tawa


minum arak pahit rasanya…

tidak sesuai untuk anak kuliah…

apalah daya telah usaha…

belum apa-apa telah binasah…


sunggulah indah si burung pipit

melayang yang hening si burung dara

bila ku tahu bercinta sakit

takkan ku mulai dari semula


orang palembang menanam padi

negeri malaka negeri seberang

putus cinta jangan bersedih

dunia ini masih panjang


burung kakatua

hinggap dijendela

siapa yang jatuh cinta

niscaya cemburu buta


Burung abang bau tanah udah tak berdaya

Burung adik muda melayang ke angkasa

Makasi kakek telah berjuang bela negara

Sekarang adek bahagia di hari MERDEKA


kucing kurus mandi dipapan

papan nya sikayu jati

saya kurus bukan karena kurang makan

tetapi mikirin sijantung hati


disana gunung disini gunung

ditengah tengah gunung berapi

kesana bingung kesini gundah

itulah namanya jatuh hati

=====================================

cinta ialah buta…

buta adalah cinta…

ketik C spasi D…

cape D…


(Ket: pantun gaya baru,teladan AABB)

===================================


Banyak bunga di taman hanya satu kupetik

Banyak anak perawan hanya Adik yang elok


=======================


Pria:

Banyak bunga di taman cuma satu kupetik

Banyak anak perawan cuma Adik yang elok


Wanita:

Banyak buah semangka dibawa dalam sampan

Banyak anak jejaka cuma Abang yang tampan


Pria:

Berjuta bintang di langit

Satu yang bercahaya

Berjuta gadis yang manis

Adiklah yang kucinta


Wanita:

Pandai Abang merayu, hatiku rasa aib


Pria:

Rumah atapnya tinggi terbuat dari bambu

Cuma Adik kupilih dan yang senantiasa kurindu


Wanita:

Gunung puncaknya tinggi tertutup oleh salju

Memang Abang kupilih dan yang selalu kurindu

=============================


Jika tuan mudik ke hulu

Carikan saya bunga kemboja.

Jika tuan mati dahulu

Nantikan aku di pintu surga.

===============================

Batang buluh berisi santan,

Bunga mawar seri pengantin,

Untung sungguh nasib badan,

Ada penawar zahir batin.

=============================


rancak gagah silat hero

bertahan di kanan menyerang di kiri

tatkala bulan dilindung awan

mengapa pungguk berdiam diri?




Demikianlah artikel dari dosenmipa.com perihal Kumpulan Pantun Jenaka Pendidikan : Nasehat, Teka-Teki, maknayanya, Lucu Banget, Berbalas, Agama, Muda mudi, Bersajak abab, Sekolah Dasar, SMP, Sekolah Menengan Atas, SMK, Remaja, Pembuka, 2 Baris, supaya postingan ini berguna bagi anda semuanya.



Sumber yu.com


EmoticonEmoticon