Rabu, 03 Februari 2021

Abjad Bali Lengkap

class="kk-star-ratings kksr-valign-top kksr-align-left "
data-id="2652"
data-slug="">





































5
/
5
(
16

votes

)



Sejarah Bali



Bali  yang berasal dari kata “Bal”  yang dalam bahasa Sansekerta  ialah berarti “Kekuatan”, dan “Bali”  yang memiliki arti “Pengorbanan” memiliki arti supaya kita tidak melupakan kekuatan kita. Agar kita senantiasa siap untuk selalu berkorban. Bali memiliki  beberapa pahlawan nasional yang sangat berperan dalam mempertahankan wilayahnya antara lain yaitu I Gusti Ngurah Rai dan I Gusti Ketut Jelantik.




Lokasi Bali


Pulau Bali merupakan bagian dari Kepulauan Sunda Kecil yang  merupakan ibu kota Denpasar. Tempat penting yang berada di pulau Bali yang lain adalah Ubud sebagai sentra seni yang terletak di Kabupaten Gianyar, sedangkan Kuta, Sanur, Denpasar,Seminyak, dan Nusa Dua ialah beberapa daerah yang ialah tujuan pariwisata, baik wisata pantai maupun sebagai tempat peristirahatan. Suku bangsa Bali dibagi menjadi 2 adalah: Bali Aga (penduduk asli Bali yang tinggal di tempat trunyan), dan Bali Mojopahit (Bali Hindu / keturunan Bali Mojopahit).




Bahasa Masyarakat Bali


Masyarakat Bali sebagian besar menggunakan bahasa Bali dan juga Indonesia, sebagian besar  bahasa yang di gunakan penduduk Bali ialah bilingual atau bahkan trilingual. Bahasa Inggris merupakan bahasa ketiga dan bahasa ajaib yg dipakai penduduk Bali yang dipengaruhi oleh kebutuhan industri pariwisata. Menurut satra Bali Bahasa Bali di bagi menjadi 2 adalah, bahasa Aga adalah bahasa Bali yang pengucapannya lebih berangasan, dan bahasa Bali Mojopahit atau Bahasa Bali Alus Singgih ialah bahasa yang pengucapannya lebih halus.




Kesatuan Masyarakat Bali


Banjar ialah perkumpulan adab dari penduduk Bali atau bisa disebut selaku desa yakni suatu bentuk kesatuan-kesatuan sosial masyarakat Bali yang didasarkan atas kesatuan kawasan. Kesatuan sosial tersebut diperkuat oleh kesatuan adab dan upacara keagamaan. Banjar memiliki kepala yang di sebut dengan klian banjar yang bertugas selaku   menolong atau mengatasi segala permasalahan dalam lapangan kehidupan sosial dan keagamaan di dalam Banjar,tetapi terkadang juga harus memecahkan persoalan yang meliputi hukum akhlak tanah, serta hal-hal yang sifatnya administrasi pemerintahan.




Sistem Pengairan Bali


Masyarakat Bali sudah mengenal tata cara pengairan yaitu tata cara pengairan subak dimana subak ini mengatur pengairan dan penanaman di sawah-sawah. Mereka juga telah mengenal arsitektur yang menertibkan tentang tata letak ruangan dan bangunan yang menyerupai bangunan Feng Shui. Arsitektur yakni ungkapan perlambang komunikatif serta edukatif. Bali juga memiliki senjata tradisional adalah Keris. Selain untuk membela diri, menurut iman penduduk Bali kalau keris pusaka direndam dalam air putih maka Keris tsb dapat menyembuhkan orang yang terkena gigitan hewan berbisa.




Perkawinan Bali


Melestarikan garis keturunan dalam masyarakat Bali yaitu mengarah pada patrilineal. Sistem kasta masih mempengaruhi proses berlangsungnya suatu perkawinan masyarakat Bali, alasannya seorang wanita yang kastanya lebih tinggi kawin dengan laki-laki yang kastanya lebih rendah atau tidak sederajat tidak dibenarkan alasannya adalah terjadi suatu penyimpangan, adalah akan membuat malu keluarga dan menjatuhkan gengsi seluruh kasta dari anak perempuan. Tapi di beberapa daerah di Bali metode perkawinan tersebut ialah sebuah hal yang biasa.


Di beberapa daerah Bali, berlaku pula adab penyerahan mas kawin ( petuku luh), tetapi kini ini khususnya diantara keluarga orang-orang arif, sudah menghilang.




Kekerabatan Bali


Adat menetap di Bali sesudah menikah menghipnotis pergaulan hubungan di dalam suatu masyarakat. Ada 2 macam adab menetap yang sering berlaku di Bali yakni budpekerti virilokal adalah budpekerti yang membenarkan  sepasang pengantin baru menetap disekitar pusat kediaman saudara suami,dan etika neolokal yakni budbahasa yang menentukan pengantin baru tinggal sendiri di kawasan kediaman yang baru. Di Bali ada 3 kelompok klen utama (triwangsa) ialah: Brahmana selaku pemimpin upacara, Ksatria yaitu :  merupakan kelompok-klompok khusus seperti arya Kepakisan dan yang ketiga Jaba yaitu sebagai pemimpin keagamaan.




Kemasyarakatan Bali


Desa ialah suatu kesatuan hidup komunitas penduduk Bali yang meliputi pada 2 pengertian yakni : Desa adab dan Desa dinas (administratif). Keduanya ialah suatu kesatuan wilayah di dalam relevansinya dengan keagamaan atau pun budpekerti istiadat Bali, sedangkan desa dinas adalah kesatuan admistratif atau ikut serta selaku satu kesatuan administratif dalam sebuah banjar. Kegiatan desa adat terpusat pada aktivitas bidang upacara adat dan keagamaan, sedangkan desa dinas terpusat pada bidang manajemen, pemerintahan dan pembangunan.




Mata Pencaharian Bali


Pada biasanya penduduk Bali lebih banyak didominasi bermata pencaharian bercocok tanam, pada dataran yang curah hujannya yang cukup baik, dalam bidang pertenakan khususnya sapi dan babi selaku usaha penting dalam penduduk pedesaan di Bali, sedangkan perikanan darat maupun maritim yang merupakan mata pecaharian sambilan, pada bidang kerajinan mencakup kerajinan pembuatan benda anyaman, patung, ukir-tabrakan, percetakaan, pabrik kopi, kain, pabrik rokok, dll.


Usaha dalam bidang ini untuk menawarkan lapangan pekerjaan pada masyarakat. Dan pada umumnya penduduk Bali yang berasal dari Gianyar bergerak dalam bidang kerajinan dan kesenian karena talenta dari masyarakat lokal yang di mampu secara turun temurun. Banyak pelancong yang mendatangi bali maka timbullah perjuangan perhotelan, travel, toko kerajinan tangan.




Keagamaan Bali


Agama yang di anut sebagian orang Bali ialah agama Hindu sekitar 95%, dari jumlah masyarakatBali, sedangkan sisanya 5% ialah penganut agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, dan Kong Hu Cu. Tujuan hidup pedoman Hindu ialah mencapai keseimbangan dan kedamaian hidup lahir dan batin.orang Hindu yakin adanya 1 Tuhan dalam bentuk desain Trimurti, yakni wujud Brahma (sang pencipta), wujud Wisnu (sang pelindung dan pemelihara), serta wujud Siwa (sang pelebur). Tempat beribadah di bali disebut Pura. Tempat-tempat pemujaan leluhur disebut sanggah atau Merajan. Kitab suci agama Hindu yaitu weda yang berasal dari India.


Orang yang telah meninggal dunia pada orang yang beragama Hindu diadakan upacara Ngaben yang dianggap sanggat penting untuk membebaskan arwah orang yang telah meninggal dunia dari ikatan-ikatan duniawinya menuju surga. Ngaben itu sendiri yakni upacara pembakaran mayit. Hari raya umat agama hindu ialah Hari Raya Nyepi yang pelaksanaannya pada perayaan tahun gres saka pada tanggal 1 dari bulan 10 (kedasa), disamping itu ada juga hari raya galungan, kuningan, saras wati, tumpek landep, tumpek uduh, dan siwa ratri.




Aksara Bali


Aksara Bali adalah huruf tradisional penduduk Bali dan berkembang di Bali. Aksara Bali merupakan sebuah abugida yang berpangkal pada karakter Pallawa. Aksara ini mirip dengan aksara Jawa. Perbedaannya terletak pada lekukan bentuk karakter.


Aksara Bali berjumlah 47 aksara, 14 di antaranya ialah abjad vokal (abjad bunyi). Huruf konsonan (abjad wianjana) berjumlah 33 abjad. Aksara wianjana Bali yang biasa dipakai berjumlah 18 karakter. Juga terdapat abjad wianjana Kawi yang digunakan pada kata-kata tertentu, terutama kata-kata yang dipengaruhi bahasa Kawi dan Sanskerta.


Meski ada huruf wianjana Kawi yang berisi intonasi nada tertentu, pengucapannya sering disetarakan dengan aksara wianjana Bali. Misalnya, karakter dirgha (pengucapan panjang) yang seharusnya dibaca panjang, kerap kali dibaca mirip aksara hresua (pengucapan pendek).


aksara bali


Dalam abjad Bali, terdapat sebuah sistem pengelompokkan abjad menurut dasar pengucapannya yang disebut warga karakter. Dalam bahasa Bali, warga bermakna “jenis”/”kalangan” dan karakter mempunyai arti “abjad”/”lambang penulisan”, bukan tata cara tulisan. Dalam aturan menulis huruf Bali, ada 5 warga abjad yang utama, yaitu:




Kanthya


Warga kanthya yaitu kalangan fonem yang berasal dari langit-langit bersahabat kerongkongan. Beberapa di antaranya tergolong konsonan celah suara. Yang termasuk warga kanthya yakni konsonan langit-langit belakang/guttural dan celah bunyi (glotal). Huruf konsonan yang termasuk warga kanthya berisikan: Ka (k), Ga (g), Ga gora (gh), Nga (ng). Sedangkan aksara vokal yang termasuk warga kanthya adalah A.






  • Talawya.




Warga talawya adalah kelompok fonem yang berasal dari langit-langit ekspresi. Yang tergolong warga talawya yaitu konsonan langit-langit/palatal. Huruf konsonan yang tergolong warga talawya terdiri dari: Ca (c), Ca laca (ch), Ja (j), Ja jera (jh), Nya (ny), Sa saga (sy). Sedangkan aksara vokal yang termasuk warga talawya yaitu I.






  • Murdhanya




Warga murdhanya yaitu kalangan fonem yang berasal dari tarikan lidah ke belakang menjamah langit-langit. Beberapa di antaranya termasuk konsonan rongga-gigi. Yang tergolong warga murdhanya yakni konsonan tarik-belakang/retrofleks dan rongga-gigi/alveolar. Huruf konsonan yang termasuk warga murdhanya terdiri dari: Ta latik (ṭ), Da madu (ḍ), Na rambat (ṇ), Sa sapa (ṣ), Ra (r). Sedangkan huruf vokal yang termasuk warga murdhanya ialah Ra repa (Ṛ).






  • Dantya.




Warga dantya ialah kelompok fonem yang berasal dari sentuhan pengecap dengan gigi. Beberapa di antaranya termasuk konsonan rongga-gigi. Yang termasuk warga dantya ialah konsonan gigi/dental dan rongga-gigi/alveolar. Huruf konsonan yang tergolong warga dantya terdiri dari: Ta (t), Ta tawa (th), Da (d), Da madu (dh), Na (n), Sa danti (s),[2] La (l). Sedangkan huruf vokal yang tergolong warga dantya adalah La lenga (Ḷ).






  • Osthya




Warga osthya yakni kalangan fonem yang berasal dari pertemuan bibir atas dan bawah. Yang tergolong warga oshtya adalah konsonan dwibibir/labial. Huruf konsonan yang termasuk warga talawya terdiri dari: Pa (p), Pa kapal (ph), Ba (b), Ba kembang (bh), Ma (m), Wa (w). Sedangkan huruf vokal yang tergolong warga talawya ialah U.



Demikianlah artikel dari dosenmipa.com mengenai Aksara Bali Lengkap : Angka, Font, Anacaraka, Simbar, On Swastiastu, Panganagge Ardasuara, Wacana, Cerita, Dantia, U, Ta Latik, Rerepa, Awalalita, Ng, a i u e o, , biar artikel ini bermanfaat untuk anda seluruhnya.



Sumber yu.com


EmoticonEmoticon