data-id="2663"
data-slug="">
4.9
/
5
(
14
votes
)
Sejarah Bali
Daftar Isi Artikel
Dalam industry wisata dunia nama Bali merupakan salah satu destinasi rekreasi yang sangat popular diantara traveler. Bahkan lebih banyak traveler international yang lebih mengenal Bali daripada Indonesia. Seringkali mereka berpikir bahwa Indonesia merupakan bab dari Bali, padahal situasi yang benar yakni Bali ialah bagian dari Indonesia.
Dalam beberapa artikel sebelumnya, saya juga telah menyebarkan berita perihal beberapa tempat rekreasi favorit dipulau yang indah ini. Kali ini aku akan menyebarkan tentang sejarah Bali. Selamat membaca teman traveler.
Asal mula nama Bali
Bali pertama kali diperkenalkan oleh seorang pertapa dari Gunung Raung di Jawa Timur yang berjulukan Maha Rsi Markandeya pada abad ke – 17. Dalam doanya ia menerima wahyu untuk pindah kepulau Dawa, sebuah pulau yang panjang. Dengan menjinjing 800 orang pengikut mereka memulai perjalanan sampai akibatnya datang diwilayah Bali Barat. Namun dalam perjalanan ini ¾ pengikutnya meninggal dunia dimakan macan dan ular besar dihutan sehingga mereka memutuskan untuk kembali ke Gunung Raung.
Setelah menerima pengikut baru dan melaksanakan ritual menanam Panca Dhatu yang berisikan 5 jenis logam selaku penolak bala kesudahannya mereka kembali ke Pulau Dawa dan berhenti di kaki Gunung Agung tepatnya Besakih. Agama hindu yang lebih sempurna disebut adama Bali mulai diperkenalkan dan mereka menyembah Sanghyang Widhi 3 kali sehari dengan memakai sesajen atau bebali yang mengandung 3 komponen yakni air, api dan bunga yang harum.
Kaprikornus penamaan Bali berasal dari kata bebali yang artinya sesajen.
Penduduk Asli Bali
Berdasarkan gosip sejarah Pulau Bali pertama kali dihuni pada taun 3000 – 2500 SM, mereka adalah orang Asia yang bermigrasi ke Pulau Bali, namun zaman mereka tergantikan oleh orang India yang beragama Hindu pada tahun 100 SM dan dari sini budaya India terus berkembang sampai dikala ini.
Budaya Bali
Budaya Bali sungguh banyak dipengaruhi oleh budaya India. Nama lain Bali yakni Balidwipa didapatkan pada aneka macam prasasti diantaranya Prasasti Blanjong yang dibuat oleh Sri Kesari Warmadewa pada tahun 913 Masehi. Pada periode ini mereka telah menemukan system irigasi subak yang terkenal sebagai system persawahan yang paling populer di Bali.
Dalam kurun penjajahan Bali sudah terjajah oleh Belanda dan Jepang hingga hasilnya bergabung dengan Republik Indonesia Serikat saat Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 29 Desember 1949 dan pada tahun 1950 Bali kesudahannya resmi menjadi salah satu propinsi dari Republik Indonesia.
Geografi Pulau Bali
Pulau Bali secara keseluruhan mempunyai panjang 153 km dan lebar 112 km terpisah 3.2 km dari Pulau Jawa. Terdapat beberapa gunung berapi di Bali, namun yang tertinggi yakni Gunung Agung dengan ketinggian 3.148 m. Setelah Gunung Agung, terdapat Gunung Batur dengan ketinggian sedikit lebih rendah.
Penduduk Bali
Mayoritas masyarakatBali beragama Hindu dan sisanya beragama Islam, Protestan, Kristen, dan Buddha. Bahasa yang dipakai yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali, sedangkan Bahasa Inggris yaitu bahasa ketiga yang paling banyak dipakai. Jenis pekerjaan yang mendominasi di Bali adalah pekerjaan yang terkait dengan industry wisata, pertanian, perikanan dan juga seniman.
Oke, demikian sekilas info mengenai sejarah pinjaman nama Bali untuk pulau dewata ini. Semoga isu ini dapat menambah pengetahuan sobat traveler.
Aksara Bali
Demikianlah artikel dari dosenmipa.com mengenai Angka Aksara Bali : Gantunga, Acacaraka, 1-10, Font, Translite, On Swastiastu, Panganagge Ardasuara, Wacana, Cerita, Dantia, U, Ta Latik, Rerepa, Awalalita, Ng, a i u e o, semoga postingan ini bemranfaat untuk anda semuanya
Sumber yu.com

EmoticonEmoticon