Sabtu, 29 Februari 2020

Masalah Penampakan Manusia Melayang Yang Misterius

Kasus Penampakan Manusia Terbang yang Misterius Kasus Penampakan Manusia Terbang yang Misterius
Ilustrasi/kompas.com
Pada 13 Juni 2015, sebuah pesawat Airbus 320 sedang melayang di langit Macclesfield, utara Inggris, dengan membawa penumpang di dalamnya. Waktu itu, pesawat ada di ketinggian 3.500 kaki, dan bersiap mendarat di Bandara Manchester. Pada waktu itulah, sesuatu yang mencengangkan sekaligus misterius terjadi.

Para penumpang di dalam pesawat tiba-tiba ricuh, alasannya adalah menyaksikan—di samping kiri pesawat—sesosok insan sedang melayang, dan jaraknya dari pesawat hanya sekitar 100 meter. Manusia terbang itu terlihat melesat sangat cepat, hingga menyalip pesawat. Pilot pesawat ikut menyaksikan sosok misterius itu, dan hanya mampu tertegun, saat manusia terbang itu terus melesat sungguh cepat, lebih singkat dari pesawat yang dia kendalikan.

Saat kesudahannya pesawat mendarat di Bandara Manchester, kabar itu pun seketika menghebohkan seisi bandara. Bagaimana pun, itu sesuatu yang pasti sungguh mengasyikkan untuk diceritakan, dan siapa saja ingin secepatnya mengisahkan pengalaman abnormal tadi pada semua orang. Superman sungguh-sungguh faktual!

Tetapi, meski fenomena gila itu disaksikan siapa saja dalam pesawat, tergolong pilot dan kopilot, tidak ada penjelasan yang mampu mengungkap misteri manusia terbang tersebut. Pilot mengatakan tak ada tanda-tanda apa pun yang terlihat di radar, dikala pria misterius itu melintas. Pemeriksaan lebih lanjut juga tak memperoleh adanya paraglider, parasut, maupun balon udara yang melintas di akrab pesawat.

Penyelidik The Airprox Board, bagian dari Otoritas Penerbangan Inggris, sampai sekarang tetap tidak mampu mengungkap peristiwa yang menciptakan pilot pesawat tercengang itu. Pejabat Airprox bahkan menyebut kejadian itu selaku perkara yang sudah membuat frustrasi, sebab tidak ada cara untuk membuktikannya. 

Dalam pernyataan resmi, The Airprox Board menyatakan, “Sosok itu pertama kali terlihat beberapa ratus meter dalam posisi arah pukul sebelas, dengan jarak 200 sampai 300 kaki di atas.” 

Chris Yates, ahli penerbangan yang ikut dalam konferensi pers, menyatakan, “Awak pesawat cuma melihatnya sekilas, tidak ada waktu untuk menghindar, dan mereka beranggapan orang itu terbang di bawah kanopi. Tapi tidak ingat apakah ada kanopi. Ini misteri yang tak mampu diungkapkan.” 

Penampakan manusia melayang, sebagaimana yang disaksikan para penumpang pesawat di Inggris, disebut Unidentified Flying Humanoid (UFH), dan ternyata femonena ajaib itu bukan hal baru. Sejak lama, kasus penampakan manusia terbang telah terjadi, dan disaksikan orang di berbagai tempat. UFH ialah sebutan untuk makhluk terbang misterius, yang semenjak berabad-kala lamanya sudah banyak disaksikan dan dilaporkan oleh banyak orang. 

Lebih dari 100 tahun yang kemudian, misalnya, seorang pria berjulukan W.H. Smith menulis sebuah cerita di surat kabar The New York Sun, tentang pengalamannya terkait fenomena flying humanoid. Di surat kabar tersebut, Smith menguraikan kisahnya tentang kehadiran manusia bersayap yang melayang di langit Brooklyn, New York, pada September 1877. 

Kira-kira tiga tahun kemudian, ada beberapa laporan dari daerah Coney Island, Brooklyn, menyangkut perkara serupa. Kemunculan flying humanoid di Brooklyn disebut selaku pertama kalinya fenomena ini didokumentasikan. 

Pada awal perkara ini mulai ramai dibicarakan, sebagian orang yang skeptis menyatakan bahwa yang terlihat mirip “sosok insan terbang” itu mampu jadi bukan insan, melainkan hanya ilusi optik. Bisa jadi, orang-orang melihat sekumpulan burung yang sedang terbang berkelompok dan membentuk wujud mirip insan, kemudian orang-orang mengasumsikan itu sosok manusia yang sedang melayang.

Sayangnya, yang terjadi tidak seperti yang dikatakan para skeptis. Orang-orang yang mengaku menyaksikan insan melayang, nyatanya, memang melihat insan yang terbang di udara, dan bukan sekadar “delusi optik sebab melihat sekumpulan burung terbang bareng ”.

Sepanjang tahun 1905, di suatu kota bernama Voltana, Spanyol, kepolisian lokal setidaknya menerima 240 laporan yang datang dari penduduk di sana, berhubungan dengan fenomena yang tidak umum ini, adalah insan melayang. Laporan-laporan itu terperinci dan meyakinkan, bahwa yang mereka saksikan yaitu manusia yang betul-betul terbang di udara.

Salah satu yang sungguh fenomenal pada waktu itu ialah kesaksian seorang warga yang menyatakan telah menyaksikan sosok perempuan berpakaian serba putih, terbang melayang-layang di udara, tanpa derma apa pun. Kabar itu bahkan sempat mengakibatkan kerisauan di golongan masyarakatsetempat.

Di selesai tahun 1936, fenomena insan melayang juga muncul di Pavlodar, Khazakhstan. Waktu itu sedang isu terkini masbodoh di sana, dan seorang sampaumur bernama E. Loznaya sedang melangkah menuju sekolah. Di tengah jalan, beliau menyaksikan sosok manusia yang sedang terbang-layang di udara, sebelum akhirnya melayang menjauh dengan sangat cepat.

Loznaya sempat memberikan rincian perihal sosok gila tersebut dengan sungguh terang. Karena, sebelum melesat terbang menjauh, sosok misterius itu sempat terlihat terbang statis dan melayang-layang di satu daerah, dan jaraknya dari Loznaya tidak begitu jauh. Dan Loznaya menyebut sosok itu benar-benar manusia.

Di Rusia, eksistensi manusia terbang sudah diketahui semenjak seabad lalu, bahkan disaksikan beberapa orang terkenal di zamannya. Pada Juli 1908, misalnya, seorang penulis berjulukan V.K. Arsenyev menyaksikan fenomena aneh tersebut. Dalam tulisannya, ia mengisahkan, “Saya melihatnya melayang rendah di atas pepohonan di kebun daerah saya umummencari pandangan baru. Sangat gila pertama kali melihatnya, dia sangat mempunyai bentuk badan yang tidak disangka . Ia bukan sejenis burung, namun sangat seperti insan.” 

Sosok asing yang dilihat oleh V.K. Arsenyev juga sempat disaksikan oleh seorang pemburu di sekitar pegunungan Sikhote akrab Vladivostok, tak usang sebelum kesaksian dari Arsenyev.

Fenomena hadirnya insan melayang juga ada di Brasil, dan penduduk lokal menyebutnya Brazilian Birdmen. Kemudian, manusia melayang juga pernah dilaporkan tampak di angkasa Chehalis, Washington, pada 6 Januari 1948, dan di Nebraska pada 1956. Bahkan, dalam satu dekade terakhir, laporan penampakan insan melayang masih muncul, dan dua negara bertetangga, adalah Meksiko dan Amerika Serikat, mempunyai rekor penampakan terbanyak. 

Sampai di sini, pertanyaan yang muncul dalam pikiran kita niscaya, “Makhluk apa bantu-membantu yang disebut manusia terbang itu?”

Sayangnya, tidak ada satu ilmuwan pun yang mampu menjelaskannya—setidaknya hingga ketika ini.


Sumber https://www.belajarsampaimati.com/


EmoticonEmoticon