Minggu, 01 Maret 2020

Kasus Penampakan Ufo Di Exeter Yang Menggemparkan

Ilustrasi/military.com
Ada banyak cerita ihwal penampakan UFO atau pesawat abnormal, dan dongeng penampakan UFO di Exeter tergolong kasus penampakan UFO yang populer, paling konkret—dalam arti dilihat dan dibuktikan secara eksklusif oleh banyak orang—sekaligus paling misterius. Kasus ini dikenal dengan nama The Exeter Incident.

Peristiwa penampakan UFO itu terjadi pada 3 September 1965 di Exeter, New Hampshire, AS. Sebelum tanggal 3 September tersebut, sudah ada beberapa saksi yang melaporkan penampakan UFO pada minggu-ahad sebelumnya di sana, tetapi keberadaan UFO yang dilaporkan itu sulit dibuktikan. Berbeda dengan insiden yang terjadi pada 3 September. Kali ini, penampakan UFO itu disaksikan banyak orang sekaligus, tergolong oleh pihak kepolisian secara langsung.

Kisah ini dimulai pada malam hari, tanggal 2 September 1965. Norman Muscarello, seorang akil balig cukup akal lokal berusia 18 tahun, berniat pergi ke tempat tinggal pacarnya di tempat Amesbury, Massachusetts. Karena tak memiliki kendaraan beroda empat, dia mencegat kendaraan yang lewat untuk menerima tumpangan menuju rumah sang pacar—itu hal umumdi sana, dan dijalankan banyak orang.

Usai mengunjungi pacar, malam telah larut. Norman Muscarello berjalan di sepanjang Highway 150, untuk pulang ke tempat tinggal orang tuanya di Exeter. Di masa itu, mobil di jalan raya belum sebanyak kini, terlebih ketika larut malam. Karenanya, Norman Muscarello terus melangkah sambil berharap ada mobil yang lewat, dan berkenan memberinya tumpangan.

Sayang, cita-cita Norman Muscarello tinggal cita-cita. Sampai tengah malam, belum ada kendaraan yang melalui di jalan yang dilaluinya, dan ia pun terus melangkah. Pada saat itulah, Muscarello melihat 5 cahaya merah terang berkedip di sebuah tempat di dekat hutan. Cahaya-cahaya itu menerangi hutan dan rumah di dekatnya (rumah pertanian milik keluarga Dining, yang pada waktu itu tidak berada di rumah). 

Sambil terus melangkah, Muscarello menyadari cahaya terperinci itu mengikutinya, dan terus mendekatinya. Saat kesannya cahaya-cahaya itu sungguh-sungguh akrab dengan dirinya, Muscarello pun melihat bahwa cahaya-cahaya itu berasal dari objek jelas berdiameter sekitar 27 meter, dan objek aneh itu mengambang di langit, terus mendekati tempatnya.

Muscarello cemas, dan menggeluti ke dalam parit. Objek itu lalu pindah dan melayang-layang di erat rumah pertanian Dining, sebelum hasilnya melayang kembali ke hutan.

Dengan ketakutan, Muscarello berlari menuju ke tempat tinggal pertanian Dining, menggedor pintu dan berteriak minta tolong, tetapi tidak ada yang menjawab. Ketika ia melihat suatu kendaraan beroda empat yang tengah melaju, ia secepatnya berlari ke jalan, dan mencegatnya agar berhenti. Pengemudi di dalam mobil itu lalu mengirim Muscarello ke kantor polisi Exeter.

Sesampai di kantor polisi, Muscarello menceritakan insiden yang dialaminya kepada seorang polisi yang bertugas malam itu, Reginald Toland. Kebetulan, Toland mengenal Muscarello, alasannya adalah berasal dari daerah yang sama, dan petugas polisi itu melihat kondisi Muscarello yang gugup dan ketakutan. Toland kemudian menghubungi petugas polisi Eugene Bertrand Jr., melalui radio.

Sebelum kejadian malam itu terjadi, Eugene Bertrand Jr. telah mengalami kejadian serupa, meski dalam model berbeda. Beberapa malam sebelumnya, Eugene Bertrand Jr. sedang berpatroli dengan mobilnya, saat mendapati sebuah kendaraan beroda empat berhenti di pinggir jalan, dan di dalamnya ada seorang perempuan yang tampak cemas, di Highway 108.

Eugene Bertrand Jr. menghentikan mobil patroli, dan mengunjungi perempuan itu. Ia bertanya apakah perempuan itu sedang mengalami dilema. Dengan gugup, wanita itu menyampaikan bahwa “objek besar dengan cahaya-cahaya merah berkedip” sudah mengikuti mobilnya selama 12 mil, dan berhenti tepat di atas mobilnya, sebelum alhasil melayang menjauh. 

Waktu itu, Eugene Bertrand Jr. sempat mengawalsi perempuan dalam mobil selama sekitar 15 menit, hingga wanita itu hening dan siap melanjutkan perjalanannya kembali.

Kini, dikala mendapat panggilan dari Reginald Toland dari kantor polisi yang mengabarkan adanya akil balig cukup akal yang gres menyaksikan objek aneh, Bertrand pun tergelitik, dan segera menyanggupi panggilan itu. Bertrand memutuskan untuk mengirim kembali Muscarello ke tempat tinggal pertanian keluarga Dining, untuk menilik daerah Muscarello sudah menyaksikan UFO.

Penampakan kedua

Menggunakan mobil patroli, Bertrand mengirimkan Muscarello kembali ke daerah penampakan. Sesampai di sana, mereka berhenti, dan dari dalam mobil melihat sesuatu yang aneh. 

Ketika mereka meninggalkan mobil dan berjalan menuju hutan tempat Muscarello menyaksikan UFO, beberapa kuda di sana tampak menendang-nendang sangkar mereka, dan menjadikan bunyi keras angker. Sementara anjing di sekeliling tempat itu juga mulai melolong.

Dari arah hutan, Bertrand dan Muscarello melihat suatu objek muncul. Bertrand menggambarkan UFO itu sebagai “suatu objek gelap sebesar gudang di angkasa, dengan lampu berkedip merah di atasnya.” Benda tersebut bergerak perlahan ke arah mereka.

Secara naluriah, Bertrand mengenang pelatihannya sebagai polisi. Ia berlutut dan mempesona pistolnya, mengarahkannya ke arah objek aneh itu. Tapi beliau lalu menetapkan bahwa penembakan bukan langkah-langkah yang sempurna, sehingga beliau menyarungkan kembali pistolnya, menjangkau Muscarello, dan kedua laki-laki itu kemudian berlari kembali ke kendaraan beroda empat patroli. 

Bertrand secepatnya meminta perlindungan ke polisi Exeter lain, David Hunt, dengan menelepon melalui radio. Sementara menanti kedatangan Hunt, mereka terus memperhatikan objek UFO.

Selama waktu itu, Bertrand dan Muscarello mengamati sebuah objek UFO yang terbang-layang maju-mundur pada ketinggian 100 kaki. Cahaya merah objek UFO berkedip-kedip dalam sekuen yang cepat, pertama berkedip dari kanan ke kiri, kemudian dari kiri ke kanan, dan waktu dari setiap kedip cahaya tidak lebih dari dua detik.

Ketika David Hunt datang, beliau juga menyaksikan objek abnormal itu. Lalu objek itu terbang menjauh ke atas hutan, dan menghilang. Peristiwa itu terjadi pada pukul 02.00 dini hari, tanggal 3 September 1965.

Selang beberapa waktu kemudian, Hunt menyaksikan sebuah pesawat B-47 bomber, melayang di atas kepalanya, dan di lalu hari beliau menyampaikan kepada wartawan John G. Fuller bahwa, “Anda mampu melihat perbedaan antara UFO dan pesawat pembom, dan keduanya terperinci berlainan.”

Mereka bertiga lalu kembali ke kantor polisi Exeter, dan secepatnya mengajukan laporan terpisah atas apa yang telah mereka lihat. Bertrand lalu mengantarkan Muscarello pulang, dan mengumumkan kepada ibunda Muscarello tentang yang terjadi.

Penampakan lain

Penampakan UFO yang dialami Muscarello dan dua polisi Exeter mendapatkan publisitas nasional. John G. Fuller, seorang jurnalis dan kolumnis reguler untuk Saturday Review, memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Exeter dan menyelidiki kejadian itu. 

Fuller mewawancarai sejumlah orang di tempat Exeter, yang juga mengaku telah melihat cahaya-cahaya gila dan benda-benda yang tidak umumdi angkasa. Di antara mereka yang ditemui Fuller yakni Ron Smith, seorang mahasiswa di Exeter High School, yang menyampaikan bahwa sekitar dua atau tiga ahad sehabis penampakan yang dilihat Muscarello, ia berkendara bersama ibunda dan bibinya pada malam pukul 11.30. 

Menurut Ron Smith, mereka semua melihat objek dengan cahaya merah di bab atas, dan cahaya putih bersinar di bab bawah. Objek itu tampak berputar, melalui di atas mobil. Ketika sudah melalui dan berada di depan mobil, objek itu berhenti di udara. Kemudian kembali melalui di atas mobil lagi.

Fuller juga berbicara dengan petugas kepolisian Reginald Toland di kantor polisi Exeter. Toland memberitahu Fuller sejumlah panggilan yang dia terima dari warga tempat Exeter, mengenai penampakan UFO, yang salah satunya datang dari Ralph Lindsay. 

Menurut Toland, “Nyonya Lindsay menelepon ke sini, pada dini hari sebelum fajar. Dia bilang objek asing itu berada di luar jendelanya ketika ia menelepon. Terlihat mirip bola oranye yang besar, hampir sebesar Bulan… tetapi itu bukan Bulan. Sepanjang dia mengatakan terhadap saya, anak-anaknya berada di jendela, ikut menyaksikan objek itu. Sekarang, pertanyaannya, mengapa orang-orang di daerah ini memberikan hal serupa, jika mereka tidak menyaksikan sesuatu yang kasatmata?”

Investigasi dan penjelasan

Ketika kepala kepolisian Exeter membaca laporan terkait penampakan UFO yang dialami Bertrand, Hunt, dan Muscarello, beliau menghubungi Pease Air Force Base terdekat, dan melaporkan peristiwa itu. 

Merespons laporan tersebut, pihak Angkatan Udara mengantarMayor David Griffin dan Letnan Alan Brandt untuk mewawancarai mereka. Para petugas Angkatan Udara meminta tiga orang saksi penampakan itu (Bertrand, Hunt, dan Muscarello) untuk tidak melaporkan pengalaman mereka kepada pers. Tapi usul itu sudah terlambat, alasannya seorang reporter dari harian Manchester Uni-Leader sudah mewawancarai mereka sebelumnya.

Mayor David Griffin kemudian mengantarkan laporan peristiwa tersebut kepada staf Proyek Buku Biru (Blue Book Project), adalah kalangan resmi penelitian Angkatan Udara yang ditugaskan mempelajari laporan-laporan penampakan UFO. 

Griffin menulis, “Pada ketika ini aku tidak bisa menjelaskan kemungkinan penyebab dari penampakan ini. Tiga orang yang menyaksikan penampakan tampaknya teguh dan sanggup menerima amanah, terutama dua orang petugas polisi patroli. Saya sudah meninjau lokasi penampakan, dan tidak mendapatkan apa pun yang bisa menjadi kemungkinan penyebabnya. Pease Air Force Base memang melakukan penerbangan 5 pesawat B-47 di lokasi penampakan, namun aku tidak percaya bahwa mereka memiliki korelasi dengan penampakan ini.”

Namun, sebelum Blue Book Project bisa mengirim penilaian tersebut ke Pentagon, pihak Angkatan Udara telah mengeluarkan penjelasan mengenai kejadian penampakan yang dialami Muscarello dan dua polisi itu kepada pers. Mereka menyatakan kepada para wartawan, bahwa tiga orang saksi itu hanya menyaksikan “tidak lebih dari bintang-bintang dan planet-planet bersinar… sebab inversi suhu.”

Blue Book Project kemudian mengeluarkan penjelasannya sendiri, yang menyatakan bahwa “Operation Big Blast… suatu misi pembinaan SAC/NORAD, telah aktif pada malam penampakan, dan bahwa hal itu bisa dianggap sebagai UFO.” 

Supervisor Blue Book Project, Major Hector Quintanilla, menulis kepada petugas polisi Bertrand dan Hunt, bahwa “di samping pesawat dari Operation Big Blast, ada juga 5 pesawat B-47 yang melayang di wilayah Anda selama periode ini. Karena ada banyak pesawat di kawasan tersebut, pada dikala itu, dan tidak ada laporan dari benda tak diketahui dari personil yang terlibat dalam operasi ini, kita mungkin menganggap bahwa benda-benda yang Anda lihat antara tengah malam hingga pukul 2.00 dini hari kemungkinan berafiliasi dengan operasi udara militer ini.”

Hector Quintanilla juga menyertakan, “Namun, jikalau pesawat tersebut telah diketahui oleh salah satu dari kalian, hal ini akan condong menghilangkan operasi udara ini sebagai penjelasan yang mungkin untuk objek yang kalian saksikan.”

Kontroversi 

Muscarello, Bertrand, dan Hunt, sangat tidak setuju dengan penjelasan resmi dari Angkatan Udara. Bertrand dan Hunt mengirim surat kepada Blue Book Project, dan mereka menyatakan, “Seperti yang dapat Anda bayangkan, kami sudah menjadi subjek olok-olokan banyak orang semenjak Pentagon merilis ‘evaluasi akhir’ tentang penampakan yang kami saksikan pada 3 September 1965. 

“Padahal, petugas patroli Hunt dan saya melihat objek ini dari jarak cukup dekat, kami mengonfirmasi dan memastikan bahwa objek yang kami lihat bukan jenis pesawat konvensional… dan kami mengonfirmasi bahwa cuaca dikala itu terang, tidak ada angin, tidak ada kemungkinan inversi cuaca, dan bahwa yang kami lihat sama sekali bukan pesawat militer ataupun sipil.”

Bertrand juga mengingatkan bahwa penampakan UFO yang mereka lihat berlangsung nyaris satu jam, setelah dibilang berakhirnya Operation Big Blast yang menyingkirkan dugaan bahwa operasi itu selaku kemungkinan penyebab penampakan.

Ketika Blue Book Project tidak menanggapi surat mereka, pada 29 Desember 1965 (nyaris empat bulan sehabis penampakan), dua orang polisi itu kemudian mengantarsurat selanjutnya kepada Blue Book, dan mereka menulis bahwa objek yang mereka amati “sungguh-sungguh sunyi tak bersuara, dan tidak ada suara gemuruh udara seperti pada pesawat jet atau baling-baling helikopter. Dan objek itu tidak mempunyai sayap ataupun ekor… Objek itu menerangi seluruh ladang pertanian, dan dua rumah di dekatnya terlihat kemerahan terkena cahayanya.” 

Peristiwa itu pun menjadi perhatian banyak media, dan melahirkan buku yang berisi analisis kejadian. Buku karya John G. Fuller, berjudul Incident at Exeter, secara jelas-terangan mengejek klarifikasi Angkatan Udara. Dia menulis bahwa beliau sendiri telah mengamati objek yang tidak lazimdi akrab Exeter, dan “bahwa objek itu dikejar oleh jet tempur Angkatan Udara.”

Raymond Fowler, peneliti New England untuk Komite Penyelidikan Nasional Fenomena Udara/National Investigations Committee on Aerial Phenomena (NICAP), juga mengajukan laporan rinci perihal penampakan di Exeter. 

Dalam pandangannya, klarifikasi Angkatan Udara juga tidak benar. Pada satu poin, seorang perwira Angkatan Udara mengklaim bahwa UFO yang disaksikan orang-orang hanyalah cahaya lampu dari akrab Pease Air Force Base. Untuk membuktikannya, beliau (perwira Angkatan Udara tersebut) mempunyai lampu yang hendak dinyalakan di tengah kerumunan orang banyak.

Raymond Fowler pun menantangnya untuk menerangkan, dengan disaksikan banyak orang. Perwira itu lalu memerintahkan personil di pangkalan udara untuk menyalakan lampu yang dimaksud. Semua orang melihat dan menunggu. Tapi tidak ada yang terjadi. 

Sambil frustrasi, perwira itu berteriak ke mikrofon untuk menyalakan lampu. Sebuah bunyi menjawab bahwa lampu telah dinyalakan. Tapi tetap tidak ada yang terjadi—tidak ada cahaya-cahaya asing yang sebelumnya dilihat orang-orang yang menyaksikan penampakan UFO. Perwira itu akhirnya malu, dan menyelinap kembali ke mobil dan melaju pergi, di antara tawa dan usikan dari kerumunan orang-orang.

Pada Januari 1966, Letnan Kolonel John Spaulding, dari Kantor Sekretaris Angkatan Udara, risikonya membalas dua surat yang sudah dikirim oleh polisi Hunt dan Bertrand. Spaulding menulis bahwa, “Berdasarkan gosip komplemen yang disampaikan kepada petugas pemeriksaan UFO kami, Wright-Patterson AFB, Ohio, kami telah bisa mengidentifikasi objek yang disaksikan pada 3 September 1965.”

Sementara itu, J. Allen Hynek menulis insiden tersebut dalam buku The Hynek UFO Report, “Tak hanya menjadi acuan kejadian pertama, peristiwa ini mengilustrasikan kelalaian proyek UFO AU, Blue Book Project, dan ialah kapitulasi bab dari Pentagon yang kemudian menjadi tak dimengerti.” 

J. Allen Hynek adalah seorang astronom yang sebelumnya menjadi konsultan ilmiah Blue Book Project, yang melakukan studi pada UFO sepanjang 1952-1969.

Tetap tak terjelaskan

Penampakan UFO di Exeter, utamanya kejadian yang melibatkan Norman Muscarello dan polisi Eugene Bertrand dan David Hunt, tetap termasuk yang terbaik di antara insiden UFO yang terdokumentasi dan dipublikasikan dalam sejarah UFO.

Pada 1966, John G. Fuller menerbitkan suatu cerita lengkap penyelidikannya dalam masalah ini. Mengambil judul Incident at Exeter, buku ini masuk dalam daftar bestseller model The New York Times, dan menjadi salah satu buku UFO terlaris dalam sejarah.

Dari mereka yang terlibat eksklusif dengan perkara ini, cuma David Hunt dan Raymond Fowler yang masih hidup sampai tahun 2010. Sedangkan Norman Muscarello meninggal setelah menderita sakit singkat pada April 2003. Dia bersikeras hingga menjelang kematiannya, bahwa yang ia saksikan ialah objek yang tidak biasa, dan itu yaitu kejadian konkret.

Kini, setengah kurun kemudian, tak seorang pun bisa menjelaskan ketaknormalan di malam itu. Sementara masyarakatExeter memperingati insiden UFO 3 September itu dengan mengadakan festival seputar UFO dan alien. 


Sumber https://www.belajarsampaimati.com/


EmoticonEmoticon